Istilah-istilah Saham Yang Perlu Kamu Ketahui

Sobat muda-mudi, kali ini kami akan membahas mengenai istilah-istilah dalam dunia saham yang perlu kamu ketahui. Mungkin saat ini kamu sedang mencari info tentang saham, dan mengenal istilah-istilah umum dalam dunia saham adalah suatu kewajiban.

Istilah-istilah ini sangat penting kamu ketahui sebelum terjun ke dunia saham yang penuh dinamika. So, kami merangkum 15 istilah yang mungkin paling umum dan sangat penting untuk diketahui oleh mereka yang ingin terjun ke pasar saham.

Bursa Efek Indonesia (BEI)

Mungkin sebelumnya kamu pernah mendengar Bursa Efek Indonesia atau BEI, namun kamu tidak mengetahui secara pasti tentang apa itu BEI.

Jika mengacu pada KBBI, Bursa Efek adalah pusat perdagangan surat-surat berharga dari perusahaan umum. Jadi kalau Bursa Efek Indonesia? berarti pusat perdagangan surat-surat berharga dari perusahaan umum yang ada di Indonesia.

Ok, mungkin kami akan mencoba menyederhanakan jika pengertian baku KBBI tersebut kurang jelas.

BEI secara sederhana dapat dikatakan sebagai penyelenggara untuk transaksional aset-aset perusahaan dan salah satunya adalah saham.

Sekuritas

Bagaimana caranya orang-orang yang ingin membeli saham melakukan transaksi? jawabannya adalah melalui Sekuritas.

Sekuritas adalah penengah antara orang yang membeli saham dan BEI sebagai penyelenggara — dengan kata lain, Sekuritas merupakan Broker.

Ada banyak sekuritas yang bisa kamu gunakan untuk mulai melakukan transaksi jual beli saham, misalnya Mandiri Sekuritas, Mirae Asset, Indo Premier dan masih banyak lainnya.

Emiten

Emiten adalah sebutan dari nama perusahaan yang ada dalam bursa, dengan kata lain emiten = nama perusahaan yang ada atau terdaftar di BEI.

Telkom, BCA, Mandiri, Indofood dan masih banyak lainnya adalah contoh yang disebut emiten. Kamu juga bisa membeli saham dari perusahaan yang memiliki kode Tbk dibelakang nama perusahaan tersebut. Tbk artinya terbuka, sehingga perusahaan yang sudah terbuka dapat dibeli oleh umum melalui bursa.

IHSG

IHSG merupakan singkatan dari Index Harga Saham Gabungan atau dalam pengertian singkatnya, IHSG adalah nilai rata-rata dari harga saham yang ada di BEI.

Naik turunnya IHSG ini sangat penting untuk perekonomian Indonesia. Jangan heran jika ada berita tentang menurunnya IHSG akan membuat banyak pelaku usaha, bisnis atau lainnya akan merasa was-was.

LQ45

LQ45 adalah index harga gabungan dari 45 emiten yang memiliki kriteria :

  • 60 perusahaan teratas dengan kapitalisasi pasar tertinggi dalam 12 bulan terakhir;
  • 60 perusahaan teratas dengan nilai transaksi tertinggi di pasar reguler dalam 12 bulan terakhir;
  • Tercatat di Bursa Efek Indonesia selama minimal 3 bulan;
  • Memiliki kondisi keuangan, prospek pertumbuhan, dan nilai transaksi yang tinggi;
  • Mengalami penambahan bobot free float menjadi 100% yang sebelumnya hanya 60% dalam porsi penilaian.

Secara umum LQ45 merupakan perusahaan atau emiten yang memiliki profil terbaik dan akan terus di-evaluasi pada setiap 6 bulan sekali. Saham LQ45 sering menjadi tujuan bagi mereka yang baru terjun ke pasar saham.

Lot

Lot merupakan satuan dalam melakukan transaksi jual beli saham. 1 lot = 100 lembar, dan untuk membeli saham adalah minimal 1 lot. Artinya — jika harga saham TLKM(kode saham untuk Telkom) satu lembarnya adalah Rp.3000, maka kamu harus mengeluarkan uang minimal Rp.300.000(100 lembar x 3000) untuk membeli 1 lot saham TLKM tadi.

Harga perlembar saham sendiri bervariasi dan termurah yang berlaku di BEI adalah Rp.50. Jadi, dengan Rp.50.000 saja, kamu sudah bisa membeli saham.

Capital Gain

Capital gain adalah sebutan untuk pertumbuhan positif atau keuntungan yang didapat dari selisih harga beli dan harga yang berlaku saat ini.

Misalnya, kamu membeli saham TLKM Rp. 3000 per lembar, dan 2 minggu kemudian harga tersebut naik menjadi Rp. 3500 — artinya, kamu mendapatkan capital gain sebesar Rp. 500.

Capital Loss

Kalau ini sudah sangat jelas bukan? kebalikan dari capital gain.

IPO

IPO atau Initial Public Offering merupakan penawaran perdana perusahaan saat melantai di BEI. Perusahaan yang pertama kali berhasil masuk ke BEI merupakan perusahaan yang telah melewati serangkaian prosedur yang telah ditetapkan oleh BEI.

Saham Blue Chip

Saham blue chip adalah istilah yang digunakan untuk emiten yang memiliki aset besar dan juga keuangan sehat — saham blue chip bisa juga disematkan pada perusahaan-perusahaan yang memiliki stabilitas keuangan dan menjadi perusahaan unggulan untuk sektor tertentu.

Untuk sektor perbankan misalnay, BCA, Mandiri dan BRI merupakan 3 saham blue chip karena memiliki aset besar, keuangan sehat serta kestabilan dalam bisnisnya.

Saham Gorengan

Berbeda dengan saham blue chip, saham gorengan adalah sebutan untuk perusahaan yang tidak memiliki keuangan stabil serta bisnis yang tidak terlalu stabil. Biasanya saham gorengan memiliki karakteristik mudah naik, tetapi juga mudah turun.

Bagi kamu yang baru terjun di dunia saham, sangat TIDAK dianjurkan untuk membeli atau transaksi pada saham-saham gorengan. Ini sangat beresiko, meskipun menjanjikan keuntungan yang jauh lebih cepat ketimbang memiliki saham blue chip. Rumus sederha tentu saja, keuntungan tinggi dan cepat akan dibarengi oleh resiko tinggi pula, begitu pula sebaliknya.

Dividen

Dividen merupakan sebutan untuk bagi hasil yang didapatkan oleh perusahaan kepada para pemegang saham.

Jika kamu memiliki saham di Telkom, maka kamu bisa mendapatkan imbalan keuntungan yang didapatkan perusahaan dalam periode waktu tertentu. Dividen merupakan salah satu hal yang juga banyak dilirik oleh investor.

ARA

Ara atau Auto Reject Atas merupakan pembatasan harga tertinggi untuk melakukan transaksi jual beli saham pada periode waktu yang ditentukan.

Misalnya, saham BRI Syariah mengalami kenaikan maksimal hingga 25% maka ini disebut ARA karena harga sudah mentok dan tidak boleh melebihi dari persentase harian yang telah ditentukan. Jadi, kamu tidak akan bisa mendapatkan capital gain 100% dalam satu hari, karena kenaikan akan dibatasi dan diregulasi oleh BEI.

ARB

ARB atau Auto Reject Bawah merupakan kebalikan dari ARA. Kerugian pun akan dibatasi oleh BEI dan akan memberikan persentasi maksimal penurunan, dan ini yang disebut sebagai ARB.

Bullish

Bullish adalah istilah yang digunakan untuk menunjukkan tren kenaikan dalam periode tertentu.

Bearish

Bearish adalah kebalikan dari Bullish yaitu istilah yang digunakan untuk menunjukkan tren penurunan dalam periode tertentu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here