Ke depan, arah gaya berbusana mainstream dunia diperkirakan akan lebih mengutamakan fungsi pakaian dan kenyamanannya. Jika diperhatikan, makin hari masyarakat dunia mulai berpenampilan sederhana dan lebih melindungi diri dengan pakaiannya, saat ini masyarakat umum mulai pandai berkreasi dan menerapkan nilai estetika dalam pemilihan pakaian yang sederhana. Tren ini semakin kuat digemari sebab selain nyaman, indah dan fungsional, tren ini juga mampu memberi kesan elegan dalam kesederhanaan.

Berkenalan Dengan Modest Fashion

Istilah modest fashion atau pakaian sopan mengacu pada tren mode yang mengenakan pakaian yang tidak terlalu terbuka. Interpretasi yang tepat dari kata ‘sopan’ bervariasi di berbagai budaya dan negara. Tidak ada interpretasi yang baku karena dipengaruhi oleh karakteristik sosial budaya masing-masing negara. Di luar keragaman interpretasi, semua sepakat bahwa modest fashion berspesifikasi dan berciri seperti pakaian tidak ketat, pakaian yang nyaman dan menutup tubuh berdasarkan standar kesopanan pemakainya.

Indonesia Sebagai Tuan Rumah Modest Fashion

Melihat dari akar budaya  dan latar belakan penduduk kita yang mayoritas Muslim, modest fashion tampaknya sudah mengakar ke dalam kehidupan masyarakat. Indonesia sudah menerapkan modest fashion sejak lama, entah itu disadari atau tidak. Kemampuan kreativitas orang Indonesia dalam memadu-padankan pakaian-pakaian sederhana dan fungsional sudah terlatih secara alami, terdidik secara kultural. Inilah penyebab pakaian-pakaian modest sudah banyak diproduksi merek-merek lokal. Dari sisi pengkaryaan produk-produk modest fashion, Indonesia telah siap menjadi pusat tren. Jika berfokus pada ini, maka Indonesia bisa menjadi negara fashion yang diperhitungkan.

Mengenal Beberapa Merek-Merek Modest Fasion Lokal

    • Hattaco

      Hattaco adalah merek kedua dari Rani Hatta. Koleksi mereka menangkap esensi gaya hidup muda dan modern, cocok untuk digunakan di semua jenis acara.

      Mereka memproduksi barang-barangnya dengan bahan berkualitas sangat baik yang bertujuan untuk menyediakan pakaian desainer siap pakai yang terjangkau bagi pelanggan mereka.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by HATTACO® (@hattaco_official) on

    • Duha

      Dengan slogan “Work, Play, Pray.”, brand pakaian modest serbaguna ini ingin menampilkan dan memberikan efek kenyamanan, daya tahan, dan desain smart-casual yang sederhana. Implementasi sempurna dari ide modest fashion.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Duha Muslimwear (@duha.muslimwear) on

  • Al’Cal

    Al’Cal adalah merek Indonesia yang memproduksi pakaian dan aksesoris pria modern. Koleksinya merupakan perpaduan antara modern dan tradisional. Mereka bervisi menjaga pakem-pakem Islam tentang kesopanan sekaligus mendesainnya tetap minimalis.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by AL’CAL (@alcal_indonesia) on

Percaya Produk Lokal

Bisa dibilang, bahwa di tiga tahun ke belakang, tingkat kepercayaan masyarakat Indonesia pada produk lokal meningkat tajam. Bahkan tren penggunaan istilah “local pride” pada produk-produk lokal semacam skincare, produk teknologi, produk gaya hidup dan lainnya. Bahkan ini tren ini sudah berpengaruh besar pula pada industri busana. Terbukti pada meningkatnya penjualan produk pakaian lokal dan juga sejajarnya kepercayaan masyarakat pada kualitas produk lokal dibanding produk luar negara Indonesia. Hal ini lebih mencuat ketika produk lokal sudah mulai ada di tahap berkolaborasi dan menggunakan intellectual property besar internasional ataupun dalam negeri.

Hal semacam ini dapat dimanfaatkan penguasaha-pengusaha di bidang modest fashion untuk menjayakan dan mempertahankan keberadaan merek-mereknya di negeri sendiri. Jika sudah memiliki basis yang kuat di dalam negeri, produk-produk modest fashion dapat dipercaya masuk ke tahapan internasional.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here