Kadang memang bisa menjadi sebuah kewajaran untuk manusia merasa murung, tapi tentu kita tak dapat berlarut-larut dalam kemurungan. Berlarut-larut dalam kondisi murung dapat membawa kita masuk ke kondisi psikologis yang lebih rentan, saat ketahanan jiwa kita dalam kondisi yang lebih sensitif maka kondisi tersebut dapat mengantar kita ke depresi. Nah kali ini, yuk kita belajar beberapa hal yang perlu kita ingat saat kita merasa murung, hal-hal di bawah ini akan membantu pertahanan jiwa kita. So, keep on reading.

  1. PERMASALAHAN ADALAH SUPLEMEN

    Dalam hidup, permasalahan tentu akan datang silih berganti, saat hidup kita dalam tahapan yang sulit, sering kali kita lupa untuk ingat bahwa sebelumnya berbagai masalah pernah pula kita lewati dengan baik. Perlu kita ingat bahwa permasalahan pada akhirnya akan memperkuat diri, juga membantu kita bertumbuh dan berkembang. Permasalahan dalam hidup akan selalu punya akhir, dan ketika kita telah sampai pada akhir tersebut, sadar atau tidak kita sudah meningkatkan kualitas diri. Maka dari itu, permasalahan adalah “suplemen”  bagi pertumbuhan dan perkembangan kita.

  2. SEGALA HAL YANG ADA DI HIDUP KITA BERSIFAT SEMENTARA

    Sering kali kita berlarut-larut dalam memandang sesuatu. Ada yang berlarut-larut dalam membandingkan diri ke orang lain, ada yang berlarut-larut dalam terlalu banyak berpikir, ada juga yang berlarut-larut dalam bersedih hati dan ada banyak lagi contoh bagaimana kita sebagai manusia berlebihan dalam memandang hidup. Yuk, mari kita mulai untuk meringankan beban benak dan jiwa kita dengan mengingat bahwa segala hal yang ada dalam hidup selalu bersifat sementara, entah itu pencapaian orang lain, pikiran kita sendiri, atau kesedihan yang kita punya. Entah apapun itu, kita harus ingat bahwa segala hal bersifat sementara, maka dengan begitu, kondisi akan selalu bisa berubah, saat kita memahami itu, kita akan sadar bahwa hidup kita yang tengah rendah bisa jadi membaik dan hidup orang lain pula bisa berubah kondisi. Hidup bisa lebih santai saat kita paham tentang segala hal bisa berubah kondisi.

  3. SETIAP PERJUANGAN ADALAH SEBUAH KEMAJUAN

    Dalam hidup kita, sekecil apapun sebuah perjuangan akan selalu menjadi sebuah kemajuan di akhirnya, entah itu dianggap gagal ataupun berhasil. Hidup ini bukan perlombaan yang jadi tempat kita untuk adu laju dalam mencapai sesuatu.  Harap tenang dalam menghadapi hidup, perlu kita ingat bahwa perjuangan sekecil apapun menghasilkan kemajuan, entah kemajuan itu cukup atau tidak bagimu, kemajuan itu tetap merupakan sebuah hal yang positif. Bahkan, saat kamu merasa gagal dalam berjuang, sudah terjadi kemajuan dalam hidupmu, dalam sebuah kegagalan pun kamu jadi lebih berpengalaman dalam hal-hal yang kamu hadapi. Jadi, merasa cukuplah dalam segala yang kamu usahakan dengan mengingat bahwa setiap perjuangan adalah sebuah kemajuan.
  4. HAL YANG DIPIKIRKAN ORANG LAIN TENTANG KITA, BUKANLAH URUSAN KITA

    Banyak dari kita yang berlebihan dalam berpikir ataupun mengurus pandangan orang lain terhadap kita. Pandangan orang lain terhadap diri kita bukan hal yang perlu kita ambil berat, sebab satu-satunya yang memahami dirimu adalah dirimu sendiri. Citra-citra yang terproyeksikan ke orang-orang lain itu selalu banyak kekeliruan, dan label yang diberikan orang lain pada diri kita juga biasanya penuh kekeliruan. Maka, mulai dari sekarang mari belajar untuk tidak mempedulikan apa yang dipikirkan orang lain tehadap kita. Berfokuslah pada perkembangan jiwamu sendiri, itu lebih dari cukup.

  5. HAL TERBAIK YANG BISA KITA LAKUKAN ADALAH TERUS MELANGKAH KE DEPAN

    Kapan terakhir kali kamu dapat move on dari beban-bebanmu? Sering kali kita tidak melangkah maju hanya karena kita terlalu menahan diri akibat beban-beban hidup, sering kali juga beban-beban itu hanya masa lalu yang terlalu fukus dipikirkan. Nah, oleh karena itu, yuk mulai rajin mengingat bahwa  hal terbaik yang dapat kita lakukan dalam hidup adalah terus melangkah maju, bertahan dan terus menjalani hidup demi menemukan kesempatan, pengalaman dan pelajaran yang lebih besar di hari hadapan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here